Aku memang bukan seperti bidadari yang sangat sempurna..
Tetapi aku hanya manuasia biasa yang ingin mencarii letak kesempurnaan..
Aku hanya bagaikan sekutum bunga di musim semi, mekar di waktunya dan layu jika tak di siram dengan butiran cemerlang cinta..
Berada pada taman yang tak di dasari dengan sedikitpun cinta,
Tak sedikitpun kasih dan sayang…
Matahari yang selalu tersenyum dan angin yang selalu melambaikan tangannya seraya ingin berkata-kata pada jiwa yang sepia..
Mungkinkah ini sebuah anugrah atau sebuah musibah.
Inilah aku.. inilah aku.. dan inilah aku..
Aku yang selalu berharap, walau harapan itu masih abstrak..
Aku yang selalu menginginkan tapi hanya seletik embun yang menetesi ruang rindu..
Mencoba untuk tegar, ikhlas dan sabar menantii sebuah keajaiban..
Bibir tak tahan untuk selalu berucap JANGAN BERHENTI MENCINTAIKUU..ya Robb..
Engkau penguasa segala jagad raya..
Mencintai dirimu sangat sulit bagikuu, tapi aku selalu berusaha mencintai mu dengan dasar keyakinanku,..
Aku percaya engkau sangat mencintaiku..
Selalu memberii kuu..
Dan aku selalu berharap sepenuh dan segenap jiwakuu untuk MU ya Robb..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar